Fakultas Syari’ah dan Hukum menggelar pelantikan dan seminar pada (01/31) di Auditorium 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Pada acara tersebut di hadiri oleh guru -guru besar Fakultas Syari’ah dan Hukum. Salah satunya dihadiri oleh Dekan Fakultas dan diturut sertakan oleh seluruh pengurus lembaga intra baru yakni SEMA, DEMA, HMJ dan UKM Fakultas Syari’ah dan Hukum  guna sebagai peserta pelantikan masa jabatan 2020. Ahmad Faiz Hadhiri selaku Ketua SEMA dan Muhammad Azmi Ali selaku Presiden DEMA Fakultas Syari’ah dan Hukum 2020 dengan Ketua HMJ dan ketua UKM lainya di lantik langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum yakni Dr. H. Akhmad arif junaidi, M.Ag dengan membacakan sumpah jabatan yang dilaksanakan secara sakral.

Setelah dilaksanakan nya pelantikan Kelembagaan Intra Fakultas Syari’ah dan Hukum dilanjut dengan seminar yang di bawakan materi oleh Ali Mujiburrohman S.H.I yaitu selaku Staf Anggota DPR RI dan Dr. Tedi Kholiludin, M.Si yaitu sebagai Dosen Pascasarjana Universitas Wahid Hasyim Semarang. Pada seminar dan pelantikan 2020 mengambil tema “Revitalisasi Intra dalam Mewujudkan Thri Dharma Perguruan Tinggi”. Dengan harapan pada lembaga intra Fakultas Syariah dan Hukum dapat mewujudkan Thri Dharma Perguruan Tinggi yang merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai dan dilakukan oleh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Inti dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari 3 poin yaitu: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengamatan dan Pengabdian kepada Masyarakat.

“ Dari 3 poin Thri Dharma Perguruan Tinggi yang paling penting untuk mahasiswa adalah poin ke 3 yaitu pengabdian kepada masyarakat karena pengabdian kepada masyarakat merupakan tujuan akhir mahasiswa sebenarnya. Melayani dan mengayomi masyarakat”. Begitu pesan penting yang disampaikan oleh Dosen Pascasarjana Universitas Wahid Hasyim tersebut.

Mahasiswa identik dengan pemikiraan nya yang kritis dan tali suara rakyat kepada pejabat setempat. Mahasiswa tidak hanya mereka yang langsung turun aksi dan menuntut sana sini kepada pihak wewenang. Tetapi mahasiswa turun aksi ketika semua strategi yang sudah dilakukan tetapi tidak ada tindakan. Lebih menariknya lagi yaitu ketika dari salah satu staf anggota DPR RI itu berbagi cerita pengalaman dari Universitas tercinta kita ini dalam berikut serta dalam masa orde baru yakni dengan turun aksi mahasiswa memenuhi sepanjang jalan jerakah hingga kampus 1 UIN Walisongo.

Dan menceritakan strategi-strategi mahasiswa Harvard University dalam mengunjuk rasa yaitu dengan cara hadirnya dalam suatu pembicaraan tokoh yang akan menjadi objek pengunjuk rasanya tersebut ketika sudah memulai dalam dialognya mereka mahasiswa meninggalkan dari tempat tersebut.  “Strategi yang menarik tetapi elegan”. Ucap yang memiliki nama tedi.

Selesailah acara seminar dan pelantikan tersebut dan kemudian dilanjut dengan agenda Rapat Kerja (Raker) yang dilaksanakan oleh masing-masing HMJ. Khususnya yaitu HMJ HES yang di ketuai oleh Eko Rismawanto yang di pilih secara demokratis ketika itu. Raker HMJ HES dilakukan oleh setiap masing-masing Devisi, yang bertempat di Gedung G2 Fakultas Syari’ah dan Hukum. Setelah masing-masing devisi selesai berdiskusi akan Program Kerja nya lalu seluruh pengurus berkumpul dan setiap koordinator devisi mempresentasikan Program Kerja dari hasil diskusi tersebut. Rapat Kerja HMJ HES selesai dengan lancar, berbagai masukan dan saran di sampaikan dan diterima dengan seksama. Semoga HES ini selalu lebih baik kedepanya dan segala proker yang telah dibuat terlaksana sesuai harapan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here