acara talkshow berlangsung, para pemateri saling ngobrol satu sama lain (foto: sst)

Semarang- HMJ Hukum Ekonomi Syariah UIN Walisongo menyelenggarakan sebuah acara Talkshow 2019 yang bertemakan ”Pemuda Berkarya Berbasis Syariah”. Dalam acara tersebut dihadiri ┬álebih dari 300 peserta baik dari UIN Walisongo sendiri maupun dari luar. Acara Talkshow 2019 ini diselenggarakan di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo pada Kamis, (24/04).

Acara ini mendatangkan dari berbagai pemateri yang memiliki keunggulan dalam dunia bisnis. Yoga Muda Aditya yang memegang jabatan sebagai Owner Loffle Dessert memaparkan mengenai bisnis yang dijalankan selama ini, dia menyatakan bahwa pekerja yang ada di dalam bisnisnya kebanyakan mahasiswa, bahkan staf managernya merupakan mahasiswa semester 6.

”Tidak menutup kemungkinan bahwa seorang mahasiswa dapat menduduki jabatan sebagai staf manager sebelum ia lulus dari bangku perkuliahan. Apalagi pada era sekarang yang semuanya bisa dimudahkan hanya dengan teknologi,” tutur pria kelahiran Semarang.

Salah satu media yang digunakan untuk mempromosikan bisnisnya adalah instagram. Sudah sangat jelas bahwa revolusi industri 4.0 mempengaruhi dalam dunia perbisnisan di era sekarang.

Berbeda dengan si Juara I Santripreneur Progresif bahkan CEO Santri Online, Kang Abdul Wahab. Dia ingin mencetak generasi penerus yang dari kalangan pesantren dan memiliki basis santri namun berjiwa enterpreneur. Potensi terhadap anak muda sangat berkembang pada masa sekarang dan dengan majunya era digital membuat bisnis cepat berkembang.

”Kita harus mengubah mindset anak-anak muda sekarang, dan seharusnya anak muda sekarang harus bisa lebih berkembang dan memiliki pemikiran yang kreatif,” tutur pria kelahiran Tegal.

Dengan berkembangnya era digital mengakibatkan munculnya ide-ide kreatif dalam pemikiran anak-anak muda sekarang atau bisa disebut sebagai Generasi Milenial.

Sedangkan salah satu Akademisi UIN Walisongo, Anis Fitria memaparkan Era industri yang berkembang secara pesat telah mencetak banyak lulusan dari Hukum Ekonomi Syariah yang cukup untuk menyeimbangkan dunia perbisnisan yang semakin pesat. Bahkan banyak mahasiswa yang terjun ke dalam dunia perbisnisan dimulai dari online shop dan aplikasi-aplikasi yang mendukung di era sekarang, salah satunya yang familiar yaitu aplikasi shopee.

”Kita sebagai generasi muda juga harus mempelajari lebih mendalam mengenai dunia perbisnisan, karena semakin berkembangnya teknologi semakin berkembang pula kejahatan yang ditimbulkan, salah satunya penipuan dalam bisnis online,” kata wanita yang memiliki anak satu tersebut.

Jadi, sebenarnya ketika kita masuk dalam dunia perbisnisan yang sulit itu hanya mempertahankan karenanya sekarang banyak orang hanya ingin meminta instan tanpa mengetahui bagaimana prosesnya. ”Memilih sesuatu dari sesatu yang lain dan adanya sesuatu yang akan diraih,” pungkas moderator sekaligus penutup acara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here